cerita si abril…

yang HambarAsamManisPedasAsin

Sejak pindah (lagi) ke Jakarta (walaupun belum terlalu lama), banyak banget yang gw kangenin dari sebuah kota bernama Bandung. Apa sih sebenernya yang istimewa dari Kota Bandung? Padahal kalau dilihat dan dibanding-bandingkan nih, sebenernya mirip kok dengan Jakarta… sama-sama urban, sama-sama macet, sama-sama panas (Bandung sekarang udah panas lho), sama-sama padat penduduk, dan banyak lagi persamaan lainya. Tapi tetep aja, gw lebih cinta sama Bandung dibandingkan Jakarta hehehe…
Honestly ada beberapa hal yang bikin gw inget terus sama Bandung dan pengen selalu datang ke sana.

1. The City of BandungBHW2006
Walaupun image Bandung sebagai kota yang sejuk sudah tidak seindah kenyataannya, tapi menurut gw, Bandung tetap jadi sebuah kota yang enak untuk tempat tinggal. Suasananya masih asri, tidak se-hectic Jakarta, macet juga seringnya pas weekend aja saat orang-orang (esp. dari Jakarta) datang ke Bandung, kriminalitasnya juga nggak seseram Jakarta walaupun memang dibeberapa tempat dan waktu tertentu masih rawan, penduduknya ramah-ramah dan friendly, uang juga masih berharga disini alias segala-gala masih affordable dengan gaya hidup ga terlalu matrialistis, ilmu pengetahuan berkembang pesat di kota ini, banyak hotspot untuk koneksi internet gratis, dan yang paling gw suka nih kemana-mana serba dekat, kalau mau nyaman ga harus naik kendaraan pribadi; naik angkot, mengayuh sepeda dan jalan kaki masih sangat nyaman di kota ini.

2. Memories
Bandung, jelas menyimpan banyak kenangan, khususnya untuk gw pribadi (cieh). Gimana mau nggak banyak kenangan; kenal, masa pacaran sampai tinggal sama suami di Bandung, masa kuliah yang sangat menyenangkan (baca: non-akademik) juga di Bandung, tinggal pertama kali jauh dari ortu di Bandung, teman-teman banyak di Bandung, masa-masa kerja pertama di Bandung, masa-masa kehamilan juga di Bandung, berbagai aktivitas yang gw ikutin semua ada di Bandung… pokoknya Bandung itu full of memories for me.

3. Friends and Community
Kalau msurvei bandung lautan apiau jujur, nomor ketiga ini adalah hal yang paling berat bagi gw untuk pindah dari Bandung… teman-teman dan komunitas, esp. tentunya teman2 di bandung trails hiks… menurut gw Bandung itu adalah tempat dengan komunitas yang paling eksis, coba aja liat, smua jenis komunitas ada di kota ini, dari mulai komunitas pecinta komik, buku, sejarah, jalan-jalan, lingkungan, musik, film, sampai komunitas sport lengkap smua ada. Dan serunya semua komunitas tersebut berjalan dengan baik, hal ini terbukti dari banyaknya minat sampai kegiatan yang tiap minggu selalu ada. Gw aja sampai kadang suka diprotes samablue team 06 suami gw karena weekend juga masih dipake kumpul sama komunitas hehehe…
Tapi yang paling bikin kangen tentunya temen2, apalagi dulu dari mulai kerja, pulang kantor, sampe weekend waktu gw terkadang habis cuman untuk hang-out sama temen2 aja. kalo sekarang bukannya ga punya temen, tapi kadang males pergi karena kemana-mana macet dan lagi ada baby di rumah yang nunggu bundanya dateng. Yah, inilah hidup, people come and go in my life, but i always remember and make them my friends forever…

4. Its Culinary
Kalo yang satu ini tentu bukan gw aja yang suka, hampir smua orang bilang kalo Bandung itu surganya kuliner, mau makan apa aja di kota ini pasti ada, dari yang murah sampe yang mahal, dari mulai makanan ringan, oleh-oleh sampai makanan berat… lengkap, mau cari makanan dari semua daerah juga ada, tinggal pilih mau yang kelas pinggir jalan alias kaki lima sampai yang se-fancy kafe,  smuanya komplit, enak dan smua laku. Ini yang gw heran, dari smua penjaja makanan di Bandung, smuanya pasti ada yang beli, padahal belum tentu enak juga kadang selain urang Bandung, yang jajan kebanyakan emang orang Jakarta yang kadang nglaju/sengaja dateng untuk cuman makan steak atau batagor aja. Udah banyak juga nama-nama beken yang me-nasional dari dunia per-kuliner-an Bandung, sebut aja Brownies Amanada, Molen Kartikasari, Batagor Riri, Batagor Kingsley, smua pasti tau, tapi kalo gw sih lebih seneng sama yang tidak/belum terkenal, karena lebih membumi dan masih mementingkan kualitas. Soalnya terkadang kalau udah terlalu terkenal, repot, banyak yang antri, penjual sibuk, jadi kadang quality control-nya udah jelek duluan. Enaknya lagi nih di Bandung, kalau mau makan apa kemana-mana juga deket, jadi ga keburu laper di jalan hehehe…

5. Bandung’s History
Menurut gw Bandung adalah kota yang paling banyak punya sejarah, pokoknya komplit deh, dari mulai jaman pra sejarah, jaman penjajahan, era awal kemerdekaan sampai sejarah modern ada smuanya. Bukti-bukti sejarah itu masih banyak ditemukan, dalam berbagai bentuk, mulai dari buku-buku, film, gedung-gedung berarsitektur menarik, sampai cerita dari mulut para saksi sejarah. Awalnya gw seneng sama sejarah Kota Bandung, karena dari mulai kuliah dulu udah sering memperhatikan sekaligus hunting foto bangunan-bangunan cantik di kota ini. Dari mulai yang sekedar seneng melihat, lalu mencari apa dan bagaimana sejarah Bandung lewat buku-buku, trus ikutan komunitas Bandung Trails. Alhasil jadi deh jatuh cinta mati sama kota ini.

6. Its Relaxing and Tourism Spot
Yang terakhir ini emang yang paling enak dilakukan pada saat weekend atau waktu senggang. Banyak banget spot-spot menarik yang bisa dikunjungi di Bandung, sukanya lagi adalah karena jarak antaranya yang tidak terlalu jauh. Pokoknya komplit dari yang mulai segala macam spot urban yang menarik, seperti misalnya kehidupan malam di kawasan dago, pameran, berbagai museum, acara musik dan masih banyak lagi. Hal lain yang pasti sih shopping spot-nya (baca: factory outlet) yang bikin macet Bandung tiap weekend; kuliner juga banyak; kalau bosen yang bernuansa urban bisa relaxing ke berbagai spot alam yang menarik, misalnya tangkuban perahu, kebun teh pengalengan, maribaya,  kebun stroberi di daerah ciwidey, danau alam atau kawah putih yang juga di ciwidey, atau sekedar nangkring sambil makan jagung bakar sembari menikmati pemandangan kota Bandung dari atas, semuanya asik, semuanya bikin gw ga mau pindah dari Bandung…

setelah 9 tahun hidup di kota kembang, tibalah saatnya untuk meninggalkan ‘the most convinient city’ versi gw ini. alasannya simple dan standar banget, “ikut suami”. jadilah satu bulan sebelum melahirkan kita boyongan ke jakarta. yah, apa boleh buat pastinya banyak penyesuaian-penyesuaian ‘lagi’ setelah lama udah ga tinggal di kota yang katanya metropolitan ini.

kalo mau di-list bisa panjang banget dari mulai ganti dokter kandungan, beberes barang dan menata ulang lagi, penyesuaian suhu, air, udara, transportasi, money management, termasuk kebiasaan-kebiasaan yang udah ‘mengakar’ dan biasa dilakukan selama di bandung…sedih juga sih, tapi apa boleh buat “live must go on” kata wong bule, masa kita mau stay terus sih selamanya dalam comfort zone. toh, nantinya kita juga bisa membuat comfort zone versi baru yang udah disesuaikan dengan kehidupan di jakarta.

awalnya nih males banget kalo ngebayangin bakalan tinggal ‘lagi’ di kota yang penuh manusia, polusi, kemacetan, udara kotor, etc… tapi terus terang kalo dipikir-pikir lagi udah ’stuck’ juga sih hidup di bandung yang gitu-gitu aja (baca: kurang dinamis), sedangkan jakarta memberikan berbagai varian tawaran menarik hehehe… so, we take that challenge and also its risks. sekarang kita udah jadi orang jakarta ‘lagi’ yang kalo ke bandung cuma weekend-ers aja (padahal dulu kita paling sebel orang yang model kaya gini)… xixixi

Sudah hampir 2 tahun sejak waktu ikrar itu berlalu
Banyak yang terjadi
Kebersamaan…
Keterikatan…
Ketergantungan…
Kesetiaan…
Kesedihan…
Kemarahan…
Kecemburuan…
Dan yang pasti kebahagiaan…
Diantaranya terselip rasa sepi
Terkadang sepi itu datang tiba-tiba
Terkadang sepi itu pergi, juga tiba-tiba
Beberapa kali sepi datang tanpa pergi lagi
Terkadang sepi juga datang saat kita berdua
Kapan sepi itu pergi…
…
Kini dan sembilan bulan kedepan
Sepi itu tidak akan datang lagi
Sepi akan pergi selamanya…
…

kalau bepergian setiap harinya yang dibawa apa aja sih, apakah shoulder bag? backpack? tas pinggang? tas yang imut? map? kantong kresek? atau malahan melenggang kangkung tanpa bawa apa-apa…. yah itu sih tergantung pilihan dan kebutuhan kan?
pertanyaan selanjutnya yaitu kira-kira apa sih yang dibawa dalam tas atau jinjingan kita?
penasaran juga sih sama isi tas gue sendiri, ada apa aja sih? lets take a look

what's inside your bag


1
. big black shoulder bag that i bought at toko tas elizabeth… enak dipakai+muat banyak
2. notes kecil dari jaman kuliahan untuk nyatet-nyatet sesuatu yang penting di jalan
3. sedia payung sebelum hujan… i love this grey umbrella
4. buku, satu untuk kerjaan dan satunya lagi (yang coklat) untuk side activities
5. sebuah buku bacaan, kalo sekarang sih lagi baca buku geowisata, sangat berguna kalo
lagi nunggu atau saat-saat bengong
6. tempat pensil dan segala isinya, mulai dari pulpen, spidol, pinsil, sampe paper clips
7. my lovely gucci leather wallet… ada kartu-kartu (kec. ATM, males ah takut dirampok)
jadi bawa KTP, SIM sama asuransi aja, bon-bon belanjaan yang bikin tebel dompet
dan tentunya sejumlah uang dong
8. dompet (jadoel) tempat uang receh
9. handphone, satu GSM satu lagi CDMA (biar irit) plus flashdisk 1 GB
10. (kadang dibawa) kamera digital dan baterenya
11. (kadang dibawa) kunci mobil kalo ga males bawa mobil
12. (kadang dibawa) my pinky water bottle
13. beauty things, tapi ga banyak kok cuman ada compact powder, kertas minyak, sisir,
ikat rambut, strawberry lip balm sama 2 buah lipstik warna nude dan mocha
14. kotak obat gue yang sering dibutuhin, obat sakit kepala (must bring item), plester
yang langsung ada antiseptiknya, pembersih tangan dan obat tetes mata
15. candy…candy…candy, esp. frozz, coz im frozzaholic
16. tissue, wet and dry… cant live without it
17. mmm…(blushing mode on) “woman things“…(sorry) pantyliners dan pembalut
18. kipas akar wangi untuk pertolongan pertama pada hawa panas

udah deh…
ternyata banyak juga ya isi tas gue hehehe
coba ntar kita bandingin setahun lagi kaya apa. apakah sudah berubah atau masih tetap.
terkadang kan kepribadian seseorang dapat terlihat dari isi tasnya, setuju ga?
kalau gitu personality gue kaya apa ya….
(hihihi)

blog udah lama banget nih ga di-upload hiks…
….
….
….
….
….
padahal buanyak banget cerita dan momen2 yang pengen gw share
huh… apa daya nasib blog ini
masalahnya akhir2 ini gw lagi buanyak banget kerjaan dan aktivitas
yang segunung telah menanti di akhir tahun ini
belom lagi gw-nya yang lagi mood2-an ga jelas.
bawaannya kalo udah cape’ jadi males dan pengen leyeh2 mulu….
ngantuk2 sambil nonton tipi… hiks lagi
….
plus cuaca musim hujan yang sangat mendukung
jadilah harus membangun semangat buat blogging lagi
jangan sampe kejadian tahun 2005 terulang kembali hehehe
hoaamm…..zzzz