inside your bag…

kalau bepergian setiap harinya yang dibawa apa aja sih, apakah shoulder bag? backpack? tas pinggang? tas yang imut? map? kantong kresek? atau malahan melenggang kangkung tanpa bawa apa-apa…. yah itu sih tergantung pilihan dan kebutuhan kan?
pertanyaan selanjutnya yaitu kira-kira apa sih yang dibawa dalam tas atau jinjingan kita?
penasaran juga sih sama isi tas gue sendiri, ada apa aja sih? lets take a look

what's inside your bag


1
. big black shoulder bag that i bought at toko tas elizabeth… enak dipakai+muat banyak
2. notes kecil dari jaman kuliahan untuk nyatet-nyatet sesuatu yang penting di jalan
3. sedia payung sebelum hujan… i love this grey umbrella
4. buku, satu untuk kerjaan dan satunya lagi (yang coklat) untuk side activities
5. sebuah buku bacaan, kalo sekarang sih lagi baca buku geowisata, sangat berguna kalo
lagi nunggu atau saat-saat bengong
6. tempat pensil dan segala isinya, mulai dari pulpen, spidol, pinsil, sampe paper clips
7. my lovely gucci leather wallet… ada kartu-kartu (kec. ATM, males ah takut dirampok)
jadi bawa KTP, SIM sama asuransi aja, bon-bon belanjaan yang bikin tebel dompet
dan tentunya sejumlah uang dong
8. dompet (jadoel) tempat uang receh
9. handphone, satu GSM satu lagi CDMA (biar irit) plus flashdisk 1 GB
10. (kadang dibawa) kamera digital dan baterenya
11. (kadang dibawa) kunci mobil kalo ga males bawa mobil
12. (kadang dibawa) my pinky water bottle
13. beauty things, tapi ga banyak kok cuman ada compact powder, kertas minyak, sisir,
ikat rambut, strawberry lip balm sama 2 buah lipstik warna nude dan mocha
14. kotak obat gue yang sering dibutuhin, obat sakit kepala (must bring item), plester
yang langsung ada antiseptiknya, pembersih tangan dan obat tetes mata
15. candy…candy…candy, esp. frozz, coz im frozzaholic
16. tissue, wet and dry… cant live without it
17. mmm…(blushing mode on) “woman things“…(sorry) pantyliners dan pembalut
18. kipas akar wangi untuk pertolongan pertama pada hawa panas

udah deh…
ternyata banyak juga ya isi tas gue hehehe
coba ntar kita bandingin setahun lagi kaya apa. apakah sudah berubah atau masih tetap.
terkadang kan kepribadian seseorang dapat terlihat dari isi tasnya, setuju ga?
kalau gitu personality gue kaya apa ya….
(hihihi)

makam rahasia pangeran jayakarta

update: jumat, 30 maret 2007
sumber: kompas>metropolitan


Wisata Ziarah
Makam Rahasia Pangeran Jayakarta

oleh: Muyawan Karim

Makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum kini bisa dikunjungi siapa saja. Lokasinya pun relatif mudah ditemukan dan dicapai. Padahal, tempat peristirahatan terakhir bangsawan Banten itu pernah selama lebih dari tiga abad dirahasiakan anak-cucunya.

“Waktu masih hidup, Pangeran Jayakarta pernah berpesan agar jika mati kuburannya dirahasiakan sampai Belanda angkat kaki dari Jakarta,” kata Raden Supriyadi Rosyid, penjaga makam Pangeran Jayakarta yang terletak di pekarangan Masjid As-Salafiyah, Jalan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. “Sebab, kalau sampai ketahuan Belanda, makam itu pasti dimusnahkan,” lanjut pria berusia 58 tahun itu. Wasiat itulah yang kemudian berusaha dipenuhi kerabat dan keturunannya. Sejak sang pangeran wafat dan dimakamkan tahun 1640, mereka menutup rapat-rapat segala informasi tentang keberadaan kuburannya. Rahasia terus dijaga dari generasi ke generasi selama lebih dari tiga abad, sampai penjajah Belanda benar-benar hengkang dari bumi Nusantara. “Baru pada zaman Gubernur Henk Ngantung keberadaan makam ini diungkapkan kepada umum,” ujar Rosyid yang mengaku termasuk keturunan ke-13 dari Pangeran Jayakarta. Henk Ngantung adalah gubernur DKI Jakarta antara 1964-1965.

Setelah itu, makam Pangeran Jayakarta tak pernah sepi dari kunjungan para peziarah. Mereka tak cuma datang dari Jakarta dan sekitarnya, tetapi bahkan dari berbagai daerah di luar Jawa. Kata Rosyid, “Peziarah banyak, terutama pada setiap malam Jumat.” Sebagai pejuang yang melawan Belanda di Jakarta, Pangeran Jayakarta dianggap sebagai salah seorang pahlawan Jakarta. Karenanya, sudah jadi tradisi bagi gubernur Jakarta untuk berziarah ke makamnya setiap hari ulang tahun Ibu Kota.

Hal sama juga dilakukan Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) dalam rangka memperingati hari jadi kesatuan militer, setiap tanggal 24 Desember.

read more »

bebek van java

bandung sering dijuluki surga-nya kuliner, tapi tenyata ga banyak tempat makan yang menawarkan speciality menu berupa olahan daging bebek. kebanyakan yang menyediakan bebek dengan kualitas rasa yummy malahan berupa kedai atau warung pinggir jalan (alias pedagang kaki lima). karena gue dan suami sama-sama penggemar bebek goreng, maka kita sering bergerilya mencari tempat makan bebek yang enak dengan sambal dahsyat tentunya, nah salah satu tempat makan bebek yang enak banget adalah bebek van java. tentang sejarah nama dan filosofinya kenapa disebut bebek van java gue sendiri ga tau deh. yang gue tau si pedagang bebek goreng ini mulai berjualan sejak tahun 2005 di depan twenty something–butiknya inten dan astin di jalan dipatiukur, tepatnya di belakang bca dago dan disebelah medicore persis, trus juga berseberangan sama madtari, itu lho tempat makan pisang dan roti bakar pindahan dari depan bank danamon dago.

di bebek van java ini sih udah jelas banget menunya apaan…. ya bebek-lah, ada bebek goreng dan bebek bakar. untuk yang ga doyan bebek atau ga tega makan bebek karena inget sama donald duck yang lucu itu (sigh…) di sini tersedia menu ayam goreng dan bakar kok. rekomendasi gue sih bebek gorengnya, karena lebih enak, crispy, ga amis, bumbunya ok dan gurih banget. makannya ya jelaslah sama nasi, sambal dan lalab ketimun. kalo ga pake nasi sbnrnya ga gitu enak soalnya jadi terlalu pedes. oia yang special di sini adalah sambal-nya yang bukan sambal seperti yang dihidangkan di warung makan pecel lele/ayam goreng lainnya alias sambal tomat, tapi sambal matah yang agak berminyak dan pedesnya nendang banget, tapi dijamin ga nyesel deh nyobain sambel ini…. hehehe

bebek van java (4)_upload selain bebek sebagai menu special, di sini tersedia juga cah kangkung yang ueeeenak banget, bumbu dan manisnya pas, kangkungnya juga dimasak ga terlalu matang jadi masih berasa kres… kress kalo dikunyah, plus ada suwiran daging bebeknya juga lho…. wuih pokoknya ga cukup seporsi deh. kenyang makan bebek dan cah kangkung di kedai ini juga tersedia aneka minuman panas atau dingin sebagai dessert buat yang kepedesan. untuk minuman yang paling banyak dipesan biasanya es jeruk atau es teh manis. oia buat yang kalo makan harus ada kerupuk, di tempat ini juga menyediakan kerupuk ikan kok atau kadang ada bapak penjual keliling yang menawarkan. mengenai harga kita ga harus merogoh kantong terlalu dalam, cukup dengan 8.500 perak kita udah bisa menikmati 1 porsi bebek goreng, ditambah 3.000 rupiah untuk seporsi nasi dan 4.000 rupiah untuk semangkuk cah kangkung. kalo mau minuman dingin cukup bayar 2.000 untuk es teh manis dan 3.000 untuk es jeruknya.

kalau niat makan di sini menurut gue jangan pas weekend karena penuuuh banget, kalaupun mau pas weekend jangan lebih dari jam 7 datengnya karena dijamin ngantri atau bakalan keabisan. soalnya emang yang dateng kesini banyakan anak muda (jadi kadang gw berasa ibu-ibu banget kalo makan di sini) plus anak gaul-nya bandung juga hehehe…. tapi hari biasa juga tetep penuh kok apalagi kalo udah jam-jam makan malem sekitar jam 7 sampai jam 8 malem…… pfuiiih ga nyaman banget. soalnya tempat duduknya terbatas dan ngantrinya bisa lama, ga enak dong masih makan diliatin mulu sama yang lagi ngantri, kesannya disuruh cepet2 pergi gitu deh. makanya gue prefer buat dibungkus aja, biar makannya bisa lebih tenang hehehe…. oia tips satu lagi hati-hati buat yang bawa kendaraan karena daerah situ rada gelap, jadi banyak tangan-tangan jahil.

ok deh, selamat ber-kwek-kwek ria ya
jangan lupa cuci tangan sebelum makan…

mie baso akung

siapa sih urang bandung yang nggak kenal sama tempat makan yang satu ini?
setau gue hampir semua tau deh, soalnya setiap nanya sama teman dimana nyari tempat makan baso yang enak, udah pasti deh mie baso akung jadi jawabannya. walaupun begitu baru dua kali kok gue makan disini hehehe…. kenapa? selain karena agak jauh alasan paling utama adalah tempat yang selalu ramai bikin gue ga terlalu nyaman untuk makan di sini. tapi untuk siapa pun kalo keinginan untuk makan baso sudah tak terbendung alias ngidam beneran atau ngidam angin-anginan langsung aja dateng, dijamin bakalan pulang dengan kenyang deh. soalnya porsi-nya itu lho ckckck… gede banget, walaupun udah 1/2 porsi nih tetep aja ga muat untuk ukuran perut yang relatif standar (kaya perut gue ini). apalagi kalo pesenannya banyak, alias pesen yang lainnya lagi selain semangkuk bakso…. wah itu sih dijamin ga bisa berdiri sangking kekenyangan hahaha….

mie baso akung

menurut kabar-kabar, mie baso akung ini pertama berjualan di jalan aceh lalu berpindah ke jalan ternate, tapi entah kapan dan tahun berapa gue belom dapet info. setelah semakin sukses mie baso akung pindah ke lokasi yang sekarang ini. untuk specialities-nya ya udah jelas-lah apalagi kalo bukan MIE BASO… tapi seiring dengan selera pelanggan yang beragam, maka sekarang banyak varian lain selain mie baso. kini, mie baso akung juga menyediakan bihun baso dan yamin manis, pelengkapnya selain baso ada juga pilihan lain yaitu pangsit, ceker, tahu dan siomay. uniknya nih kalo kita pesen ga usah susah-susah nyebutnya cukup dengan inisial aja sang koki sudah mengerti, misalnya aja mau pesen 1 porsi bihun kuah pake Baso Pangsit Tahu Ceker dan Siomay cukup bilang pesen 1 porsi bihun kuah BPTCS… simple kan. ga lama kemudian pasti muncul pesanan itu beserta taburan suwiran ayam, sayur sawi, bawang goreng dan irisan daun bawang, jadi pelanggan tinggal menyesuaikan rasa baso sendiri, mau manis ya tambah kecap manis, mau pedes ya tinggal tambah sambel aja… pokoknya smua serba terserah pembeli deh. untuk harga dijamin terjangkau, soalnya harga (termahal) seporsi baso paling komplit saja cuman dibandrol 18.500 rupiah.

read more »

bandung lautan api

tepat hari ini, 61 tahun yang lalu, di bandung telah terjadi suatu peristiwa perjuangan heroik yang kini dikenal dengan peristiwa bandung lautan api. mungkin tidak sedikit dari generasi sekarang yang tidak tau sebenarnya ‘cerita’ seperti apa yang terjadi di peristiwa itu. memang sih setiap tahun selalu ada acara peringatan bandung lautan api yang biasanya diadakan oleh pemda kota bandung. tapi menurut gue acara yang diselenggarakan kok kurang ‘berjiwa’ bandung lautan api ya… kaya tahun ini aja malah bikin bazaar, panggung hiburan dan malah cari orang sebanyak-banyaknya untuk ikutan long march obor supaya bisa masuk MURI… huh ga penting banget sih.

kegiatan yang agak lumayan sih adalah acara long march alias napak tilas dengan berjalan kaki yang biasanya diwajibkan bagi perwakilan sekolah. agak lumayan karena pertama rutenya kok kebalik ya kenapa mulai dari tegalega dan berakhir di gedung sate, padahal gedung sate nggak terlalu bernilai sejarah bagi peristiwa bandung lautan api ini (lagian ngungsinya kan ke bagian selatan bandung, ini kok rutenya malah masuk kota???). udah gitu ga ada penjelasan atau interpretasi tentang kenapa? apa? dan gimana sejarahnya…. yah gitu deh karena wajib yang keliatan malah pesta kostum dan pawai obornya aja. bahkan mungkin dari peserta yang ikutan juga banyak yang ga ngerti mereka lagi ngapain……

Sejarah Singkat
sejarah bangsa ini mencatat kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 agustus 1945, namun ternyata perjuangan bangsa kita belum berakhir. kedatangan tentara sekutu (Inggris) yang diboncengi Belanda memaksa para pejuang bangsa harus kembali bertempur kembali demi mempertahankan kemerdekaan yang baru seumur jagung. perlawanan terjadi di berbagai daerah, termasuk bandung yang pada akhirnya menimbulkan peristiwa bandung lautan api.

tentara Inggris dibawah komando Brigjen MacDonald mendarat di bandung pada bulan Oktober 1945. awalnya misi mereka adalah melucuti tentara Jepang serta membebaskan tawanan perang. namun dalam perkembangannya, mereka malah membuka jalan bagi Belanda untuk kembali menjajah Indonesia. hal ini tentu saja menimbulkan kemarahan rakyat sehingga peperangan tidak dapat terelakkan.

read more »

special red spicy spaghetti

sekarang mau blogging resep masakan lagi deh…. semoga ga pada bosen ya bacanya, abisan walaupun gue kerja, tetep aja kan harus masak juga toh hehehe. tapi ini resep yang spesial soalnya kata hubby dan keluarga gue (termasuk mertua lho ini) katanya spaghetti buatan gue very very special and delicious. mau coba bikin? nih gue kasih resepnya:

DSCN4540bahan-bahan:
250 gram mie spaghetti siap pakai, rebus hingga matang
250 gram daging sapi/ayam giling
3 buah sosis sapi, iris sesuai selera
150 gram jamur merang, iris kecil
2 buah bawang bombay ukuran sedang, rajang halus
3 siung bawang putih
1 sendok teh merica butiran (black pepper lebih ok)
3 buah tomat matang, rebus hingga kulitnya pecah, haluskan
100 gram saus tomat
2 sendok makan saus cabai
sejumput oregano (kalo ga ada juga tetep enak kok)
garam secukupnya
1/2 sendok makan gula pasir
1 cangkir air
1/2 sendok makan maizena
1 sendok makan mentega untuk menumis

cara membuat:
haluskan bawang putih dan merica, kemudian tumis dengan mentega hingga wangi. kemudian masukkan irisan bawang bombay hingga agak layu. berturut-turut masukkan daging giling, sosis, jamur merang, dan tomat yang telah dihaluskan. biarkan matang, lalu tambahkan air, saus tomat, saus cabai, oregano, garam, dan gula pasir, aduk rata hingga matang. koreksi rasanya, jika terlalu pedas atau asam bisa ditambahkan gula pasir. setelah semua matang, terakhir masukkan maizena supaya kental. udah deh… saos spicy ini siap disajikan dengan spaghetti.

pelengkap:
taburan keju parmesan parut atau kalau suka bisa diberi irisan paterseli halus

tips-tips:
- rebus mie spaghetti dengan sedikit mentega atau minyak agar tidak lengket
- jika tidak terlalu suka asam, rebusan tomat dapat diganti dengan pasta spaghetti siap pakai
- untuk yang ga suka pedes merica dikurangi jadi 1/2 sendok makan saja
btw, tapi asam, pedas, dan aroma aneka bumbu yang kuat itu malah yang bikin enak, bikin spaghetti buatan orang asia berbeda dari spaghetti asalnya di italia sana. lagian yang bikin spaghetti ala gue ini dinamain red spicy, ya itu dia…. karena rasanya yang memang nendang abis. trus kenapa jadi special? mmm… soalnya masaknya dengan cinta sih, karena emang khusus gue buat untuk orang2 yang special aja hehehe…..
udah deh, selamat ber-spicy2-ria dengan spaghetti gue ini
dijamin ketagihan!

termenung di kuburan gubernur jenderal van de eerens

update: jumat, 23 maret 2007
sumber: kompas>metropolitan

termenung di kuburan gubernur jendral van de eerens
oleh: mulyawan karim


“Rustplaats
van
DJ de Eerens
Luitn-Generaal
Gouverneur Generaal
van
Nederlandsch-Indie”
RIP

(Tempat peristirahatan DJ de Eerens. Letnan Jenderal. Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Beristirahat dalam Damai)

Hanya begitu catatan yang ada di nisan makam Gubernur Jenderal Dominique Jacques de Eerens yang ada di Kebun Raya Bogor (KRB). Meski terpahat di batu pualam yang abadi, epitaf bahkan tak menyebut tempat dan tanggal lahir serta di mana dan kapan ia wafat. Amat sederhana.

Akan tetapi, sejarah tetap mencatat, De Eerens adalah Gubernur Jenderal Hindia Belanda—negeri yang kini bernama Indonesia—antara 1836-1840. Ia lahir di Alkmaar, Belanda, 17 Maret 1781, dan wafat di Buitenzorg, kini Bogor, pada 30 Mei 1840. De Eerens wafat mendadak saat masih menjabat gubernur jenderal.

De Eerens yang perwira militer tiba di Batavia pada 22 Februari 1835. Setahun kemudian, 29 Februari 1836, ia diangkat menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-44, menggantikan Jean Chretien Baud.

Tugas utama De Eerens adalah melanjutkan kebijakan cultuur stelsel alias tanam paksa. Kebijakan ini adalah buah gagasan Johannes van den Bosch, gubernur jenderal antara 1830-1833.

Dalam masa jabatan De Eerens, dampak buruk cultuur stelsel, yang mewajibkan petani padi di Jawa menyisihkan sebagian lahan untuk memproduksi tanaman komoditas ekspor, mulai nyata. Di daerah-daerah perkebunan tebu, rakyat menderita akibat perebutan sumber air antara petani padi dan pabrik gula. Paceklik merajalela. Harga beras melonjak.

read more »

which one is your face?

minggu ini dapet email kartun dari esti
lucu banget deh
cobain deh, kira-kira wajahmu seperti apa sih?
….
penasaran kan, coba ikuti panah2 di gambar berikut ini
asal jangan duluan ngeliat hasilnya aja… hehehe
….
good luck and have fun
(dijamin ngikik ato ngakak)


kartun


udah belom?
kalo hasil gw sih nomor dua hahaha

you are a simple and attractive girl
hahaha
…..

Istana Pagaruyuang…..burned!!!

Kemarin ada kabar yang sangat menyedihkan, karena satu lagi dari peninggalan pusaka di indonesia hilang.

Pusaka tersebut adalah Istana Basa Pagaruyuang, Kanagrian (kecamatan) Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat yang telah habis terbakar oleh sambaran petir pada hari Selasa, 27 Februari 2007 kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB. Api dikabarkan sangat cepat menjalar di atap bangunan yang terbuat dari ijuk itu. Sedihnya lagi peninggalan Kerajaan Pagaruyuang berupa benda-benda bersejarah juga ikut terbakar habis… (tapi kok kabar dari Puti Raudha Thain, ahli waris Kerajaan Pagaruyuang, kok bilangnya ga ada barang bernilai sejarah didalamnya? so, yang mana yang bener sih?).

Walaupun sebenarnya Istana yang terbakar kemarin merupakan replika dari istana aslinya yang juga terbakar pada tahun 1961, tapi tetap amat disayangkan salah satu objek wisata terbesar di Sumatera Barat ini harus musnah tanpa bekas. Padahal saya dan mungkin juga banyak dari teman-teman belum sempat berkunjung kesana….

Istana Pagaruyuang atau dalam bahasa Minang disebut Ustano Basa Pagaruyuang dibangun karena Ustano Si Linduang Bulan, tempat Kerajaan Pagaruyuang, terbakar pada tahun 1804. Namun sayang pada tahun 1961 yang telah dibangun terbakar lagi. Kemudian pada tahun 1975, ada inisiatif dari Pemda Provinsi Sumbar yang didukung pemerintah pusat untuk membangun kembali Ustano (Istana) yang terbakar dengan syarat tidak untuk diperuntukkan bagi tempat tinggal. Untuk keperluan itu maka, pihak keluarga istana menyerahkan tanah ulayat ahli waris Daulat Yang Dipertuan Raya Pagaruyuang yang terletak di Padang Siminyak, Jorong Balai Jango, Kenagarian Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar guna dibangunnya kembali Iistana yang kembali terbakar selasa malam kemarin.

yah, semoga saja pemda setempat dapat segera merehabilitasi kembali Istana Pagaruyung yang bersejarah ini, seperti yang terjadi pada tahun 1975 lampau….

semoga…

berita lebih lanjut dapat dilihat di:
> detik.com
> blog mpri dan ikeow
> kompas
> media indonesia online
> portal nasional RI
atau foto-foto cantik istana ini di:
> fotografer.net
> west-sumatra.com

sekali lagi, turut berduka (lagi) untuk pusaka indonesia…

menanti kebangkitan wisata ziarah

update: rabu, 21 februari 2007
sumber: kompas cetak>humaniora

Kontekstualisasi Ziarah (2-Habis)
Menanti Kebangkitan Wisata Ziarah

oleh: Evy Rachmawati

Tradisi ziarah biasanya dilakukan terhadap leluhur, orangtua, maupun anggota keluarga yang dicintai. Di Indonesia, ziarah dalam artian umum merupakan kunjungan ke makam, masjid, relik-relik tokoh agama, raja dan keluarganya, dan terutama ke makam para wali penyebar agama Islam sebagai wujud kecintaan.

Karisma para leluhur ini begitu melekat di dalam hati masyarakat sampai sekarang.

Dalam terminologi Arab, perjalanan atau wisata diistilahkan sebagai as-Safar atau az-Ziyarah. Jadi, wisata ziarah merupakan sebuah bentuk kunjungan ritual dan dilakukan ke makam dan masjid bersejarah. Dari prosesnya, wisata ziarah juga dipahami sebagai perjalanan batin seseorang, sehingga memiliki muatan emosi dan kontemplasi tinggi.

Secara umum, kita mengenal konsepsi ziarah ke makam dalam berbagai konteksnya, antara lain ziarah sebagai wujud rasa bakti seorang anak ke makam orangtua atau kerabat, ziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk peringatan. Selain itu, ziarah sebagai penghayatan nilai-nilai keulamaan.

Tradisi ziarah ke makam para wali sudah cukup populer, terutama Walisanga yang menyebarkan agama Islam di Jawa. Para wali itu di antaranya Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Bonang, Sunan Gunung Jati, Sunan Kalijaga, dan Sunan Kudus.

Sebenarnya, hampir seluruh wilayah di Tanah Air memiliki makam-makam wali. Ini memperlihatkan bahwa di hampir semua daerah di Indonesia pernah hidup dan berjuang seorang ulama besar.

Kini, makam para wali si seluruh Indonesia hampir tiap hari dikunjungi umat sebagai pertanda kecintaan terhadap para walinya. Sebagai dampak dari berkembangnya budaya ziarah ke makam, terutama makam para wali, pemrintah maupun swasta merespons positif dengan mengembangkan tempat ziarah sebagai obyek wisata ziarah.

read more »