cerita si abril…

yang HambarAsamManisPedasAsin

akhir-akhir ini sering banget ya posting resep… hmmm lagi rajin masak atau tanda-tanda blog ini udah bertransformasi jadi blog-nya emak-emak ya, huh ga tau deh pokoknya asal blog ini ga hiatus terus aja hehehe

selat solokali ini gw mau berbagi resep selat solo aka steak-nya wong njowo yang kalo dirasa-rasa sebenernya bukan steak tapi semur. apapun namanya makanan ini merupakan menu wajib yang nongol hampir tiap minggu di meja makan mertua gw. aslinya sih pakai daging, tapi sama beliau (dengan alasan “biar ga bosen”) sering dimodifikasi jadi ayam, telur, tahu atau kombinasi diantaranya. kalau menurut gw sih pakai apa aja rasanya tetep enak, tetep khas jawa dengan dominasi rasa manis-nya.

omong-omong aslinya selat solo ini merupakan akulturasi (kalau boleh disebut begitu) dari makanan bercitarasa belanda, yaitu bistik (aka beefsteak) dan selada belanda (baca: salad) yang kemudian disesuaikan dengan lidah jawa. beberapa penyesuaiannya (menurut gw) bisa dilihat dari penggunaan kecap yang menimbulkan rasa manis, makanan ini pakai banyak kuah (orang jawa senang makanan berkuah), trus juga citarasanya lebih ‘kaya’ dan spicy. terlepas dari itu semua, menurut gw selat solo adalah one dish meal (baca: hidangan sepinggan) yang simple, gampang dibuat, gak ngebosenin dan enak.

bahan:
500 gr daging sapi has dalam
250 gr atau 5 buah kentang
3 buah wortel, iris korek api
150 gr buncis
1 buah brokoli/kembang kol sedang
Read the rest of this entry »

mumpung weekend di bulan puasa enaknya masak, kapan lagi soalnya hari-hari biasa udah penat dan sibuk sm si kecil. lagian ada dua request nih, satunya dari hubby yang pengen makan martabak, tapi kalo beli mmm..ga ada yang sesuai selera dan lagi kita pada abis batuk, kan menggoreng dengan minyak rumahan jauh lebih sehat. request yang kedua datang dari dita yang katanya lagi seneng masak dan pengen ‘mencoba’ resep a la gw yang katanya lagi nih gampang dibuat hehehe

martabak jamur bahan-bahan:
20 lembar kulit lumpia siap pakai
3 butir telur bebek (mentah)
5 butir telur ayam
150 gram daging sapi/ayam cincang
4 tangkai sedang daun bawang, iris halus
6 bonggol besar jamur tiram putih, iris kasar
2 siung bawang bombay, iris kecil
2 siung bawang putih, cincang kasar
1 sendok teh lada bubuk
garam secukupnya
margarine secukupnya untuk menumis
putih telur untuk merekatkan
minyak untuk menggoreng

Read the rest of this entry »

bandung sering dijuluki surga-nya kuliner, tapi tenyata ga banyak tempat makan yang menawarkan speciality menu berupa olahan daging bebek. kebanyakan yang menyediakan bebek dengan kualitas rasa yummy malahan berupa kedai atau warung pinggir jalan (alias pedagang kaki lima). karena gue dan suami sama-sama penggemar bebek goreng, maka kita sering bergerilya mencari tempat makan bebek yang enak dengan sambal dahsyat tentunya, nah salah satu tempat makan bebek yang enak banget adalah bebek van java. tentang sejarah nama dan filosofinya kenapa disebut bebek van java gue sendiri ga tau deh. yang gue tau si pedagang bebek goreng ini mulai berjualan sejak tahun 2005 di depan twenty something–butiknya inten dan astin di jalan dipatiukur, tepatnya di belakang bca dago dan disebelah medicore persis, trus juga berseberangan sama madtari, itu lho tempat makan pisang dan roti bakar pindahan dari depan bank danamon dago.

di bebek van java ini sih udah jelas banget menunya apaan…. ya bebek-lah, ada bebek goreng dan bebek bakar. untuk yang ga doyan bebek atau ga tega makan bebek karena inget sama donald duck yang lucu itu (sigh…) di sini tersedia menu ayam goreng dan bakar kok. rekomendasi gue sih bebek gorengnya, karena lebih enak, crispy, ga amis, bumbunya ok dan gurih banget. makannya ya jelaslah sama nasi, sambal dan lalab ketimun. kalo ga pake nasi sbnrnya ga gitu enak soalnya jadi terlalu pedes. oia yang special di sini adalah sambal-nya yang bukan sambal seperti yang dihidangkan di warung makan pecel lele/ayam goreng lainnya alias sambal tomat, tapi sambal matah yang agak berminyak dan pedesnya nendang banget, tapi dijamin ga nyesel deh nyobain sambel ini…. hehehe

bebek van java (4)_upload selain bebek sebagai menu special, di sini tersedia juga cah kangkung yang ueeeenak banget, bumbu dan manisnya pas, kangkungnya juga dimasak ga terlalu matang jadi masih berasa kres… kress kalo dikunyah, plus ada suwiran daging bebeknya juga lho…. wuih pokoknya ga cukup seporsi deh. kenyang makan bebek dan cah kangkung di kedai ini juga tersedia aneka minuman panas atau dingin sebagai dessert buat yang kepedesan. untuk minuman yang paling banyak dipesan biasanya es jeruk atau es teh manis. oia buat yang kalo makan harus ada kerupuk, di tempat ini juga menyediakan kerupuk ikan kok atau kadang ada bapak penjual keliling yang menawarkan. mengenai harga kita ga harus merogoh kantong terlalu dalam, cukup dengan 8.500 perak kita udah bisa menikmati 1 porsi bebek goreng, ditambah 3.000 rupiah untuk seporsi nasi dan 4.000 rupiah untuk semangkuk cah kangkung. kalo mau minuman dingin cukup bayar 2.000 untuk es teh manis dan 3.000 untuk es jeruknya.

kalau niat makan di sini menurut gue jangan pas weekend karena penuuuh banget, kalaupun mau pas weekend jangan lebih dari jam 7 datengnya karena dijamin ngantri atau bakalan keabisan. soalnya emang yang dateng kesini banyakan anak muda (jadi kadang gw berasa ibu-ibu banget kalo makan di sini) plus anak gaul-nya bandung juga hehehe…. tapi hari biasa juga tetep penuh kok apalagi kalo udah jam-jam makan malem sekitar jam 7 sampai jam 8 malem…… pfuiiih ga nyaman banget. soalnya tempat duduknya terbatas dan ngantrinya bisa lama, ga enak dong masih makan diliatin mulu sama yang lagi ngantri, kesannya disuruh cepet2 pergi gitu deh. makanya gue prefer buat dibungkus aja, biar makannya bisa lebih tenang hehehe…. oia tips satu lagi hati-hati buat yang bawa kendaraan karena daerah situ rada gelap, jadi banyak tangan-tangan jahil.

ok deh, selamat ber-kwek-kwek ria ya
jangan lupa cuci tangan sebelum makan…

siapa sih urang bandung yang nggak kenal sama tempat makan yang satu ini?
setau gue hampir semua tau deh, soalnya setiap nanya sama teman dimana nyari tempat makan baso yang enak, udah pasti deh mie baso akung jadi jawabannya. walaupun begitu baru dua kali kok gue makan disini hehehe…. kenapa? selain karena agak jauh alasan paling utama adalah tempat yang selalu ramai bikin gue ga terlalu nyaman untuk makan di sini. tapi untuk siapa pun kalo keinginan untuk makan baso sudah tak terbendung alias ngidam beneran atau ngidam angin-anginan langsung aja dateng, dijamin bakalan pulang dengan kenyang deh. soalnya porsi-nya itu lho ckckck… gede banget, walaupun udah 1/2 porsi nih tetep aja ga muat untuk ukuran perut yang relatif standar (kaya perut gue ini). apalagi kalo pesenannya banyak, alias pesen yang lainnya lagi selain semangkuk bakso…. wah itu sih dijamin ga bisa berdiri sangking kekenyangan hahaha….

mie baso akung

menurut kabar-kabar, mie baso akung ini pertama berjualan di jalan aceh lalu berpindah ke jalan ternate, tapi entah kapan dan tahun berapa gue belom dapet info. setelah semakin sukses mie baso akung pindah ke lokasi yang sekarang ini. untuk specialities-nya ya udah jelas-lah apalagi kalo bukan MIE BASO… tapi seiring dengan selera pelanggan yang beragam, maka sekarang banyak varian lain selain mie baso. kini, mie baso akung juga menyediakan bihun baso dan yamin manis, pelengkapnya selain baso ada juga pilihan lain yaitu pangsit, ceker, tahu dan siomay. uniknya nih kalo kita pesen ga usah susah-susah nyebutnya cukup dengan inisial aja sang koki sudah mengerti, misalnya aja mau pesen 1 porsi bihun kuah pake Baso Pangsit Tahu Ceker dan Siomay cukup bilang pesen 1 porsi bihun kuah BPTCS… simple kan. ga lama kemudian pasti muncul pesanan itu beserta taburan suwiran ayam, sayur sawi, bawang goreng dan irisan daun bawang, jadi pelanggan tinggal menyesuaikan rasa baso sendiri, mau manis ya tambah kecap manis, mau pedes ya tinggal tambah sambel aja… pokoknya smua serba terserah pembeli deh. untuk harga dijamin terjangkau, soalnya harga (termahal) seporsi baso paling komplit saja cuman dibandrol 18.500 rupiah.

Read the rest of this entry »

sekarang mau blogging resep masakan lagi deh…. semoga ga pada bosen ya bacanya, abisan walaupun gue kerja, tetep aja kan harus masak juga toh hehehe. tapi ini resep yang spesial soalnya kata hubby dan keluarga gue (termasuk mertua lho ini) katanya spaghetti buatan gue very very special and delicious. mau coba bikin? nih gue kasih resepnya:

DSCN4540bahan-bahan:
250 gram mie spaghetti siap pakai, rebus hingga matang
250 gram daging sapi/ayam giling
3 buah sosis sapi, iris sesuai selera
150 gram jamur merang, iris kecil
2 buah bawang bombay ukuran sedang, rajang halus
3 siung bawang putih
1 sendok teh merica butiran (black pepper lebih ok)
3 buah tomat matang, rebus hingga kulitnya pecah, haluskan
100 gram saus tomat
2 sendok makan saus cabai
sejumput oregano (kalo ga ada juga tetep enak kok)
garam secukupnya
1/2 sendok makan gula pasir
1 cangkir air
1/2 sendok makan maizena
1 sendok makan mentega untuk menumis

cara membuat:
haluskan bawang putih dan merica, kemudian tumis dengan mentega hingga wangi. kemudian masukkan irisan bawang bombay hingga agak layu. berturut-turut masukkan daging giling, sosis, jamur merang, dan tomat yang telah dihaluskan. biarkan matang, lalu tambahkan air, saus tomat, saus cabai, oregano, garam, dan gula pasir, aduk rata hingga matang. koreksi rasanya, jika terlalu pedas atau asam bisa ditambahkan gula pasir. setelah semua matang, terakhir masukkan maizena supaya kental. udah deh… saos spicy ini siap disajikan dengan spaghetti.

pelengkap:
taburan keju parmesan parut atau kalau suka bisa diberi irisan paterseli halus

tips-tips:
- rebus mie spaghetti dengan sedikit mentega atau minyak agar tidak lengket
- jika tidak terlalu suka asam, rebusan tomat dapat diganti dengan pasta spaghetti siap pakai
- untuk yang ga suka pedes merica dikurangi jadi 1/2 sendok makan saja
btw, tapi asam, pedas, dan aroma aneka bumbu yang kuat itu malah yang bikin enak, bikin spaghetti buatan orang asia berbeda dari spaghetti asalnya di italia sana. lagian yang bikin spaghetti ala gue ini dinamain red spicy, ya itu dia…. karena rasanya yang memang nendang abis. trus kenapa jadi special? mmm… soalnya masaknya dengan cinta sih, karena emang khusus gue buat untuk orang2 yang special aja hehehe…..
udah deh, selamat ber-spicy2-ria dengan spaghetti gue ini
dijamin ketagihan!