hari ini weblog mas bayu soft launching tampilan baru hehehehe
desainnya bagus deh mas, siapa yang bikinin?
aku mau ah minta bikinin juga sama orang itu, ntar kenalin ya mas orangnya.tapi, walaupun bagus masih ada beberapa tampilan yang kurang optimal deh,
seperti headernya yang kurang gambar (kan udah ada file yang baru… upload dong mas)
terus ada beberapa bagian yang kurang rapih, trus ada juga tulisan yang rada blur gitu
kurang jelas….mmmmm apa lagi ya?
oya bagian paling kanan yang untuk profile belom didesain hehehe….
maap lupa, ntar menyusul ya
pokoknya janji deh… akhir minggu ini tampilan webnya mas bayu udah lebih keren dari
yang sekarang. web-ku juga deh hihihihihihihi…..
tunggu aja tanggal mainnya.
——————————————————————————–
hari ini kamis 21 april 2005
selamat hari kartini…
selamat untuk semua perempuan indonesia
yang selalu berbahagia dalam ‘ketertindasan’
yang senantiasa berkilau dalam keterpurukan
yang berprestasi dalam ketiadaan eksistensi
yang cantik dalam fatamorgana dunia
mari kita berjuang bersama-sama…
selamat berjuang…. demi hari esok yang lebih baik
semoga semangat Raden Ajeng Kartini tidak pernah padam
untuk selamanya
…
——————————–
Â
mas selamat ya udah dapet gelar CCNA…. aku ikutan seneng nih hehehe
semoga ilmunya dapat memberikan manfaat bagi diri kamu, keluarga, maupun
masyarakat luas.
oya dan yang terpenting bikin kamu makin pede di dunia per-IT-an ![]()
pokoknya sekali lagi selamat ya mas….. kapan dong kita rayain mas hihihihi
congratulation!!!
Hari ini di wilayah Kota Bandung mulai terjadi gempa…. tepatnya di Bandung Selatan seperti Soreang, Banjaran,
dan Ciwidey. Untuk lebih jelasnya mendingan liat berita2 berikut :
detik1
detik2
detik3
detik4
Gempa berkekuatan 5 Skala Richter tersebut mengguncang Bandung Selatan pada hari ini, Jumat (15/4/2005)
pukul 09.06 WIB. Gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar juga terjadi pada pukul 10.55 WIB dan sempat membuat warga panik. Gempa yang berpusat di daratan ini diduga berasal dari patahan gunung Tilu, Ciwidey, sekitar
33 km selatan Kota Bandung. Berdasarkan data BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika), pusat gempa ini berada di berkoordinat 7,19 LS dan 107,45 BT dengan kedalaman pusat gempa 5 km. Namun, getaran gempa hanya dirasakan
di Bandung selama beberapa detik saja. Tapi, menurut prediksi gempa ini mungkin menimbulkan kerusakan di daratan yang menjadi pusat gempa
Belum diketahui pasti, apakah gempa ini terkait dengan meningkatnya aktivitas gunung Tangkuban Perahu di wilayah Bandung Utara
So…. kayanya kita semua harus waspada nih… banyak2 berdoa dan pasrah kepada Allah SWT.
Yang terpenting jangan terlalu panik, karena selain ntarnya malah stress juga kayanya juga ga baik deh
melawan Kuasa-NYA. Kita sebagai manusia hanya bisa berserah diri pada yang kuasa ![]()
Oya yang terpenting, kabar ini jangan sampe ngebuat semua orang jadi tidak produktif, alias tidak melakukan
aktivitas masing2 seperti biasanya.
I just wanna say…. take care and dont be panic, coz God always with u….amieeen
Berita terbaru dibawah ini
detik5
detik6
menyatakan kalau gempa yang berpusat di selat Sunda juga dirasakan oleh penduduk Lampung, Banten, Serang
dan Jakarta pada pukul 11.18 WIB. Dikabarkan gempa vulkanik berkekuatan sekitar 6.2 Skala Richter ini terjadi
akibat aktivitas dari Anak Gunung Krakatau yang meningkat selama beberapa hari terakhir ini.
Jadi…. tetap waspada ya
Hari ini gue dapet kabar katanya Gunung Tangkuban Perahu yang ada di Bandung Utara sudah mengeluarkan aktivitas yang berlebihan, alias sewaktu2 bisa meletus!!!
Katanya sih hari ini aja Rabu, 13 April 2005 udah terjadi 100 kali letusan vulkanik yang mengakibatkan gempa vulkanik dangkal dan gempa vulkanik dalam. Gempanya sih ga terasa kok, karena hanya sekitar 2 skala richter. Oleh karena itu oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi status Gunung Tangkuban perahu menjadi siaga.
Pintu gerbang menuju kawasan Gunung Tangkuban Perahu ditutup untuk wisatawan maupun warga agar tidak naik ke atas puncak gunung. 30-50 orang pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar kawah Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat juga diungsikan. Saat ini para pedagang yang sempat berjualan di sekitar kawah, diminta turun dan berkumpul di terminal Gunung Tangkuban Perahu, 5 kilometer dari kawasan gunung. untuk menjaga keamanan dan membantu petugas lainnya menutup kawasan tersebut, 10 orang petugas dari kepolisian telah disiagakan di terminal Gunung Tangkuban Perahu. Tapi kepolisian setempat memberitahukan agar kondisi ini tidak diterima secara berlebihan oleh masyarakat sekitar kawasan Tangkuban Perahu.
Sebenarnya yang perlu diwaspadai adalah gas beracun karbonmonoksida, belerang dan sulfur yang keluar dari kawah Gunung Tangkuban Perahu, yakni kawah ratu dan kawah domas. Jika cuaca mendung gas beracun akan naik. Tetapi, kalau cuaca relatif cerah dan panas, tidak akan membahayakan.
Udah gitu Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda juga menunjukkan aktivitas menunjukkan peningkatan yang cukup tajam dalam dua hari terakhir ini. Setidaknya, Selasa, kemarin, mulai pukul 00.00 WIB, mulai terjadi gempa vulkanik dalam dan dangkal di kawah gunung itu sebanyak 32 kali, lebih tinggi dibanding biasanya yang hanya 2-9 kali. Akibat peningkatan aktivitas ini Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan statusnya menjadi waspada (level II) dari status aktif normal (level I). Untuk mengevaluasi perkembangan aktivitas gunung tersebut, saat ini Tim Tanggap Darurat dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah diberangkatkan ke anak gunung Krakatau. Kondisi saat ini, kawah Anak Gunung Krakatau mengeluarkan asap kehitaman. Untuk wilayah Banten dan Serang sudah diberikan warning terkait dengan kondisi tersebut.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, dihimbau kepada seluruh wisatawan, baik asing maupun lokal untuk menghindari kunjungan ke Anak Gunung Krakatau. Karena peningkatan aktivitas tersebut sangat berbahaya, terutama gas beracun yang ke luar dari aktivitas volkanologinya.
Mungkin ga ya Anak Gunung Krakatau yang memiliki aktivitas berbahaya terakhir terjadi pada 5 Juli 2001, jadi meletus atow at lease memiliki aktivitas berlebihan lainnya yang membahayakan???.
Untuk lebih detailnya mendingan liat aja di
> Gunung Tangkuban Perahu
berita1
berita2
berita3
> Gunung Krakatau
berita4
Sebenernya gue rada worried nih, mengingat letak keduanya yang dekat dengan Pulau Jawa. Apalagi Gunung Tangkuban Perahu yang cuman 30 menit dari rumah gue di Bandung….. aduh takut…. harus waspada nih!!!!
Mmmmmm…. tapi kira2 ada ga ya hubungannya sama musibah Tsunami di Aceh atow rangkaian gempa beruntun yang melanda Pulau Sumatera???? Ada kali ya kalo ditelusurin secara geologis….Ppppfffhhh…. mungkin ini musibah dari Yang Kuasa untuk mengingatkan betapa ‘lemah’ dan ‘kecilnya’ manusia ini.
Marilah kita berdoa bersama2, semoga segala musibah dan cobaan yang ada bisa membuat kita semakin baik dan tabah…. Amiiieeeennnn.
Â