Abril\’s blog

Just another Susiloadhy.net Blogs weblog

akhirnya…………
setelah sekian lama hiatus, mulai lagi nih niatan untuk mulai blogging. alasannya? karena (1) banyak banget isi kepala yang kayanya sayang untuk dibuang, lumayan kan bisa curhat ato berbagi ilmu gratis hehe (2) mumpung ada momen tahun baru (islam) jadi (ikut latah) pengen bikin resolusi baru hihi (3) kadang waktu luang sayang dibuang pecuma, lagian kan blogging cuman butuh waktu paling lama 30 menit (4) sayang banget udah bayar hosting tapi ga dimanfaatin, dari pada lama2 hubby dah ga mau bayar lagi ^^

emang sih kedengerannya alasan2 tadi pasti cuman numpang lewat, buntutnya pasti dateng lagi tuh si kemalasan, apalagi di jaman sekarang kan blog udah ga jaman lagi (baca: alay, kata anak muda jaman sekarang). iya sih, sekarang ini emang eranya micro blogging, liat aja nge-tweet sm fb-an sekarang jadi doping buat (mungkin) smua orang, mulai dari pekerja kantoran yg super sibuk sampai anak SD dan ibu rumah tangga. sesibuk dan serepot apapun dijabanin tuh buat ‘nengok’ twitter ato fb (gw juga gitu kok hehe). makanya untuk menekan virus2 di atas pengen deh mulai blogging lagi. yah doain aja smoga sukses dan gak hiatus kelamaan ky tahun2 lalu ^^

happy new year
happy blogging

udah lamaaaaa banget blog ini terlantar….
pengen deh mulai nge-blog lagi…
pengen posting macem-macem…
tapi kok ya males hehehe ^__^

akhir-akhir ini sering banget ya posting resep… hmmm lagi rajin masak atau tanda-tanda blog ini udah bertransformasi jadi blog-nya emak-emak ya, huh ga tau deh pokoknya asal blog ini ga hiatus terus aja hehehe

selat solokali ini gw mau berbagi resep selat solo aka steak-nya wong njowo yang kalo dirasa-rasa sebenernya bukan steak tapi semur. apapun namanya makanan ini merupakan menu wajib yang nongol hampir tiap minggu di meja makan mertua gw. aslinya sih pakai daging, tapi sama beliau (dengan alasan “biar ga bosen”) sering dimodifikasi jadi ayam, telur, tahu atau kombinasi diantaranya. kalau menurut gw sih pakai apa aja rasanya tetep enak, tetep khas jawa dengan dominasi rasa manis-nya.

omong-omong aslinya selat solo ini merupakan akulturasi (kalau boleh disebut begitu) dari makanan bercitarasa belanda, yaitu bistik (aka beefsteak) dan selada belanda (baca: salad) yang kemudian disesuaikan dengan lidah jawa. beberapa penyesuaiannya (menurut gw) bisa dilihat dari penggunaan kecap yang menimbulkan rasa manis, makanan ini pakai banyak kuah (orang jawa senang makanan berkuah), trus juga citarasanya lebih ‘kaya’ dan spicy. terlepas dari itu semua, menurut gw selat solo adalah one dish meal (baca: hidangan sepinggan) yang simple, gampang dibuat, gak ngebosenin dan enak.

bahan:
500 gr daging sapi has dalam
250 gr atau 5 buah kentang
3 buah wortel, iris korek api
150 gr buncis
1 buah brokoli/kembang kol sedang
Read the rest of this entry »

mumpung weekend di bulan puasa enaknya masak, kapan lagi soalnya hari-hari biasa udah penat dan sibuk sm si kecil. lagian ada dua request nih, satunya dari hubby yang pengen makan martabak, tapi kalo beli mmm..ga ada yang sesuai selera dan lagi kita pada abis batuk, kan menggoreng dengan minyak rumahan jauh lebih sehat. request yang kedua datang dari dita yang katanya lagi seneng masak dan pengen ‘mencoba’ resep a la gw yang katanya lagi nih gampang dibuat hehehe

martabak jamur bahan-bahan:
20 lembar kulit lumpia siap pakai
3 butir telur bebek (mentah)
5 butir telur ayam
150 gram daging sapi/ayam cincang
4 tangkai sedang daun bawang, iris halus
6 bonggol besar jamur tiram putih, iris kasar
2 siung bawang bombay, iris kecil
2 siung bawang putih, cincang kasar
1 sendok teh lada bubuk
garam secukupnya
margarine secukupnya untuk menumis
putih telur untuk merekatkan
minyak untuk menggoreng

Read the rest of this entry »

Sejak pindah (lagi) ke Jakarta (walaupun belum terlalu lama), banyak banget yang gw kangenin dari sebuah kota bernama Bandung. Apa sih sebenernya yang istimewa dari Kota Bandung? Padahal kalau dilihat dan dibanding-bandingkan nih, sebenernya mirip kok dengan Jakarta… sama-sama urban, sama-sama macet, sama-sama panas (Bandung sekarang udah panas lho), sama-sama padat penduduk, dan banyak lagi persamaan lainya. Tapi tetep aja, gw lebih cinta sama Bandung dibandingkan Jakarta hehehe…
Honestly ada beberapa hal yang bikin gw inget terus sama Bandung dan pengen selalu datang ke sana.

1. The City of BandungBHW2006
Walaupun image Bandung sebagai kota yang sejuk sudah tidak seindah kenyataannya, tapi menurut gw, Bandung tetap jadi sebuah kota yang enak untuk tempat tinggal. Suasananya masih asri, tidak se-hectic Jakarta, macet juga seringnya pas weekend aja saat orang-orang (esp. dari Jakarta) datang ke Bandung, kriminalitasnya juga nggak seseram Jakarta walaupun memang dibeberapa tempat dan waktu tertentu masih rawan, penduduknya ramah-ramah dan friendly, uang juga masih berharga disini alias segala-gala masih affordable dengan gaya hidup ga terlalu matrialistis, ilmu pengetahuan berkembang pesat di kota ini, banyak hotspot untuk koneksi internet gratis, dan yang paling gw suka nih kemana-mana serba dekat, kalau mau nyaman ga harus naik kendaraan pribadi; naik angkot, mengayuh sepeda dan jalan kaki masih sangat nyaman di kota ini.

2. Memories
Bandung, jelas menyimpan banyak kenangan, khususnya untuk gw pribadi (cieh). Gimana mau nggak banyak kenangan; kenal, masa pacaran sampai tinggal sama suami di Bandung, masa kuliah yang sangat menyenangkan (baca: non-akademik) juga di Bandung, tinggal pertama kali jauh dari ortu di Bandung, teman-teman banyak di Bandung, masa-masa kerja pertama di Bandung, masa-masa kehamilan juga di Bandung, berbagai aktivitas yang gw ikutin semua ada di Bandung… pokoknya Bandung itu full of memories for me.

3. Friends and Community
Kalau msurvei bandung lautan apiau jujur, nomor ketiga ini adalah hal yang paling berat bagi gw untuk pindah dari Bandung… teman-teman dan komunitas, esp. tentunya teman2 di bandung trails hiks… menurut gw Bandung itu adalah tempat dengan komunitas yang paling eksis, coba aja liat, smua jenis komunitas ada di kota ini, dari mulai komunitas pecinta komik, buku, sejarah, jalan-jalan, lingkungan, musik, film, sampai komunitas sport lengkap smua ada. Dan serunya semua komunitas tersebut berjalan dengan baik, hal ini terbukti dari banyaknya minat sampai kegiatan yang tiap minggu selalu ada. Gw aja sampai kadang suka diprotes samablue team 06 suami gw karena weekend juga masih dipake kumpul sama komunitas hehehe…
Tapi yang paling bikin kangen tentunya temen2, apalagi dulu dari mulai kerja, pulang kantor, sampe weekend waktu gw terkadang habis cuman untuk hang-out sama temen2 aja. kalo sekarang bukannya ga punya temen, tapi kadang males pergi karena kemana-mana macet dan lagi ada baby di rumah yang nunggu bundanya dateng. Yah, inilah hidup, people come and go in my life, but i always remember and make them my friends forever…

4. Its Culinary
Kalo yang satu ini tentu bukan gw aja yang suka, hampir smua orang bilang kalo Bandung itu surganya kuliner, mau makan apa aja di kota ini pasti ada, dari yang murah sampe yang mahal, dari mulai makanan ringan, oleh-oleh sampai makanan berat… lengkap, mau cari makanan dari semua daerah juga ada, tinggal pilih mau yang kelas pinggir jalan alias kaki lima sampai yang se-fancy kafe,  smuanya komplit, enak dan smua laku. Ini yang gw heran, dari smua penjaja makanan di Bandung, smuanya pasti ada yang beli, padahal belum tentu enak juga kadang selain urang Bandung, yang jajan kebanyakan emang orang Jakarta yang kadang nglaju/sengaja dateng untuk cuman makan steak atau batagor aja. Udah banyak juga nama-nama beken yang me-nasional dari dunia per-kuliner-an Bandung, sebut aja Brownies Amanada, Molen Kartikasari, Batagor Riri, Batagor Kingsley, smua pasti tau, tapi kalo gw sih lebih seneng sama yang tidak/belum terkenal, karena lebih membumi dan masih mementingkan kualitas. Soalnya terkadang kalau udah terlalu terkenal, repot, banyak yang antri, penjual sibuk, jadi kadang quality control-nya udah jelek duluan. Enaknya lagi nih di Bandung, kalau mau makan apa kemana-mana juga deket, jadi ga keburu laper di jalan hehehe…

5. Bandung’s History
Menurut gw Bandung adalah kota yang paling banyak punya sejarah, pokoknya komplit deh, dari mulai jaman pra sejarah, jaman penjajahan, era awal kemerdekaan sampai sejarah modern ada smuanya. Bukti-bukti sejarah itu masih banyak ditemukan, dalam berbagai bentuk, mulai dari buku-buku, film, gedung-gedung berarsitektur menarik, sampai cerita dari mulut para saksi sejarah. Awalnya gw seneng sama sejarah Kota Bandung, karena dari mulai kuliah dulu udah sering memperhatikan sekaligus hunting foto bangunan-bangunan cantik di kota ini. Dari mulai yang sekedar seneng melihat, lalu mencari apa dan bagaimana sejarah Bandung lewat buku-buku, trus ikutan komunitas Bandung Trails. Alhasil jadi deh jatuh cinta mati sama kota ini.

6. Its Relaxing and Tourism Spot
Yang terakhir ini emang yang paling enak dilakukan pada saat weekend atau waktu senggang. Banyak banget spot-spot menarik yang bisa dikunjungi di Bandung, sukanya lagi adalah karena jarak antaranya yang tidak terlalu jauh. Pokoknya komplit dari yang mulai segala macam spot urban yang menarik, seperti misalnya kehidupan malam di kawasan dago, pameran, berbagai museum, acara musik dan masih banyak lagi. Hal lain yang pasti sih shopping spot-nya (baca: factory outlet) yang bikin macet Bandung tiap weekend; kuliner juga banyak; kalau bosen yang bernuansa urban bisa relaxing ke berbagai spot alam yang menarik, misalnya tangkuban perahu, kebun teh pengalengan, maribaya,  kebun stroberi di daerah ciwidey, danau alam atau kawah putih yang juga di ciwidey, atau sekedar nangkring sambil makan jagung bakar sembari menikmati pemandangan kota Bandung dari atas, semuanya asik, semuanya bikin gw ga mau pindah dari Bandung…

setelah 9 tahun hidup di kota kembang, tibalah saatnya untuk meninggalkan ‘the most convinient city’ versi gw ini. alasannya simple dan standar banget, “ikut suami”. jadilah satu bulan sebelum melahirkan kita boyongan ke jakarta. yah, apa boleh buat pastinya banyak penyesuaian-penyesuaian ‘lagi’ setelah lama udah ga tinggal di kota yang katanya metropolitan ini.

kalo mau di-list bisa panjang banget dari mulai ganti dokter kandungan, beberes barang dan menata ulang lagi, penyesuaian suhu, air, udara, transportasi, money management, termasuk kebiasaan-kebiasaan yang udah ‘mengakar’ dan biasa dilakukan selama di bandung…sedih juga sih, tapi apa boleh buat “live must go on” kata wong bule, masa kita mau stay terus sih selamanya dalam comfort zone. toh, nantinya kita juga bisa membuat comfort zone versi baru yang udah disesuaikan dengan kehidupan di jakarta.

awalnya nih males banget kalo ngebayangin bakalan tinggal ‘lagi’ di kota yang penuh manusia, polusi, kemacetan, udara kotor, etc… tapi terus terang kalo dipikir-pikir lagi udah ’stuck’ juga sih hidup di bandung yang gitu-gitu aja (baca: kurang dinamis), sedangkan jakarta memberikan berbagai varian tawaran menarik hehehe… so, we take that challenge and also its risks. sekarang kita udah jadi orang jakarta ‘lagi’ yang kalo ke bandung cuma weekend-ers aja (padahal dulu kita paling sebel orang yang model kaya gini)… xixixi

Melewati masa-masa hibernasi, semangat blogging kembali datang. Tapi niatan itu kok hilang lagi begitu melihat tampilan blog ini….. membosankan, atau karena terlalu lama off blogging, atau terlalu banyak blog walking ke blog-blog lain yang lebih ‘menyegarkan’? atau karena timing-nya yang pas, bersamaan dengan tahun baru, jadi ikutan latah pengen sesuatu serba baru? Gak tau deh… pokoknya blog ini harus di-redesign lagi, tepatnya redesign template…hahaha
Semoga setelah ini jadi lebih rajin blogging.
Thanks for my hubby yang udah baik banget, you’re the best mas.

my lovely cheryn
Baby itu kita beri nama Cheryn Alisya Wulandari, anak perempuan yang cantik sekali dengan bobot lahir 3,2 kg dan panjang 47 cm. Dia lahir dengan normal di RSIA Buah Hati di daerah Kedaung. Sebelumnya kelahiranku harus melewati waktu-waktu kontraksi akibat induksi yang panjang dan melelahkan karena ketuban pecah 16 jam sebelumnya.
Untuk proses yang telah dijalani, hanya ada satu kata untuk semuanya: its so AMAZING…

Bentar lagi gw mau melahirkan, yippiee… akhirnya setelah lama nunggu, baby bakalan keluar juga. Gimana ya rasanya jadi seorang mommy? Gimana ya rasanya melahirkan? Gimana ya rasanya ngeliat baby untuk yang pertama kali? Gimana ya caranya ngerawat baby dengan baik? Nanti gw bisa ga ya? Bisa ga ya gw juga jadi mommy yang baik untuk baby kita? Gimana ya rasanya perut bucit ini kembali mengecil? ….
Buku dan literatur yang telah terbaca selama ini tidak banyak membantu, karena banyak sekali pertanyaan tidak terjawab dengan memuaskan yang datang menjelang persalinan. Apakah ini hanya sekedar pertanyaan biasa atau gw yang terlalu nerveous menjelang detik-detik melahirkan? Pffft…sudahlah dijalani saja apa yang akan terjadi.
Just be happy, because i am gonna be mommy…

Kehamilan ini bener-bener bikin mood gw berubah-ubah dengan cepat. Dan yang udah pasti kemalesan gw semakin bertambah… nggak pernah deh seumur hidup gw semales ini. Males mandi, males beberes rumah, males masak, males kerja (hahaha), males segalanya deh… yah, jadi aja blog ini dianggurin lagi hehehe….
Satu-satunya aktivitas yang paling gw sukain yaitu leyeh-leyeh di kasur ato kursi sambil ngemil dan nonton tipi… mau acaranya jelek, dvd film-nya ga bagus, tetep aja seneng apalagi kalo hubby lagi ga dirumah…. Wah bisa seharian tuh leyeh-leyehnya hahaha :D